Home » » Penjelasan Tuntas Cara melakukan Pengukuran dalam Fisika

Penjelasan Tuntas Cara melakukan Pengukuran dalam Fisika

Penjelasan Tuntas Cara melakukan Pengukuran dalam Fisika. Kita mulai pembahasan kita kali ini dengan memperhatikan pertanyaan-pertanyaan berikut ini: Berapakah tinggi dan berat badan anda? Berapa panjang dan lebar meja belajar anda? Jam berapa anda pergi ke sekolah? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, anda tentu harus melakukan pengukuran terlebih dahulu dan memerlukan berbagai jenis alat ukur yang sesuai untuk melakukan pengukuran tersebut.
Pada zaman dahulu, manusia menggunakan bagian tubuhnya untuk mengukur panjang suatu benda. Akibatnya, dikenal istilah hasta, depa, dan jengkal sebagai satuan panjang. Bangsa Mesir kuno menggunakan hasta, yaitu panjang lengan dari siku sampai ke ujung jari tengah. Adapun panjang rentang kedua lengan disebut satu depa. Di negara Inggris, satuan yang sejenis dengan depa adalah fathom yang hingga saat ini masih digunakan untuk mengukur kedalaman dari lautan. Namun, apakah semua orang akan mendapatkan hasil pengukuran yang sama jika menggunakan satuan-satuan tersebut? Di sinilah letak permasalahannya.

Jika kita hendak mengukur panjang benda, maka kita harus memiliki ukuran panjang pembanding, misalnya jengkal tangan. Akan tetapi, jengkal tangan tidak dapat dijadikan standar karena ukuran tubuh setiap orang tidaklah sama (inilah jawaban dari permasalahan di atas). Ketika kita mengukur panjang buku, meja, dan papan tulis dengan jengkal, hasilnya belum tentu sama dengan hasil pengukuran yang diperoleh orang lain. Hal ini disebabkan ukuran jengkal kita dengan orang lain masing-masing berbeda. Namun, jika andaikan kita mengukur panjang buku menggunakan penggaris, hasil pengukuran yang akan diperoleh pasti akan sama, siapapun yang melakukan pengukuran.

Mengapa terjadi demikian? Penggaris merupakan suatu alat ukur yang memiliki ukuran pembanding yang dapat digunakan oleh semua orang. Dari penjelasan ini, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa "Mengukur adalah proses membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besaran tertentu yang diketahui atau ditentukan sebagai satuan". 

Sedangkan, pengertian dari besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan nilai. Satuan menunjukkan besaran pembanding yang dipakai dalam pengukuran. Misalkan, tinggi badan anda 150 cm. Tinggi badan anda itu merupakan salah satu contoh besaran yang diukur, sedangkan satuan centimeter (cm) berfungsi sebagai satuan pembanding. Jadi, angka 150 disebut nilai besaran yang diukur dan cm sebagai besaran pembanding yang selanjutnya disebut dengan satuan.

Sekian tulisan tentang Penjelasan Tuntas Cara melakukan Pengukuran dalam Fisika? Semoga bermanfaat.

0 comments:

Poskan Komentar

Artikel Terbaru:

Arsip